DAFTAR LINK PENTING

Info Penting : Link Khusus Pengumuman Kelulusan Kelas 12 MAN 2 Grobogan Tahun Pembelajaran 2023/2024 | dapat diakses hari Senin 6 Mei 2024 Jam : 17.00 WIB | Open Access |

Minggu, 20 Agustus 2023

Merajut Kebinekaan Untuk Terus Melaju Menuju Indonesia Maju

Insert : Aktivitas siswa dalam mengikuti kegiatan kebersihan ditempat ibadah  (18 Agustus 2023)

Diantara pembeda pada implementasi Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum sebelumnya adalah kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang meliputi enam dimensi yaitu, 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) berkebinekaan global, 3) bergotong-royong, 4) mandiri, 5) bernalar kritis, dan 6) kreatif. Pelaksanaan P5 khususnya pada Madrasah (MI, MTs, dan MA) selain berupaya untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila pada karakter peserta didik, diharapkan juga terwujud sikap beragama yang moderat dan rahmatan lil 'alamin.

MA Negeri 2 Grobogan sebagai salah satu Madrasah Aliyah yang mendapat amanah dalam implementasi Kurikulum Merdeka, terus bergerak dinamis, terstruktur, dan sitematis untuk melaksanakan Kurikulum Merdeka sesuai peraturan yang berlaku berikut dengan komponen-komponen penyerta, seperti pelaksanaan P5RA (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang Rahmatan lil 'Alamin). Salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan pada bulan agustus 2023 ini adalah pengambilan tema Bhinneka Tunggal Ika dengan mengusung judul "Merajut Kebinekaan Untuk Terus Melaju Menuju Indonesia Maju". Kegiatan ini diawali dengan diskusi peserta didik bersama fasilitator/ Guru pembimbing P5RA MA Negeri 2 Grobogan, penyusunan proposal kegiatan dan pelaksanaan kegiatan. Realisasi pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan bersilaturahmi dan membersihkan tempat-tempat ibadah di kota kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan. Gubug adalah salah satu kota kecamatan di kabupaten Grobogan yang masyarakatnya cukup beragam, hal ini terlihat banyaknya tempat ibadah seperti masjid, gereja, dan vihara.

Kepala Madrasah - Drs. H. Suprapto, M.Pd mengingatkan kepada seluruh peserta didik yang mengikuti kegiatan tersebut, untuk membawa nama baik madrasah dengan menunjukkan karakter pelajar pancasila dan rahmatan lil 'alamin, "lakukan sesuatu yang baik untuk semua orang dan lingkungan sebagai perwujudan kalian dalam beragama sebagaimana mestinya".  Ahmad Sya'roni, M.Pd selaku koordinator P5RA MAN 2 Grobogan menyatakan, bahwa kegiatan ini sekaligus juga sebagai bentuk implementasi pembelajaran kontekstual. Pembelajaran kontekstual berikhtiar untuk membangun makna yang berkualitas dengan menghubungkan konten-konten pelajaran dengan lingkungan sosial. Seperti pada tema yang diusung pada kegiatan kali ini, bagaimanapun siswa nantinya setelah terjun dalam masyarakat global akan berhadapan dengan dua permasalahan, das sollen yang terkait dengan ide-ide moral dan keyakinan - terkait dengan individu, dan das sein terkait realitas sosial dimana setiap individu menghadapi keniscayaan dalam keberagaman atau kebinekaan. Jadi, kegiatan ini adalah sebagai pembelajaran kepada peserta didik untuk lebih dewasa dalam menghayati keberagaman, berinteraksi dengan lintas agama, suku, ras untuk menjaga kerukunan.

Pada kegiatan kebersihan di gereja Santa Maria Parish Gubug, Romo - tokoh agama setempat juga berkesempatan melakukan ramah tamah dengan siswa MA Negeri 2 Grobogan, beliau mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh civitas MA Negeri 2 Grobogan yang telah melaksanakan kegiatan kebersihan, kegiatan ini sebagai upaya menanamkan toleransi antar umat beragama khususya di kecamatan Gubug. Beliau juga berpesan kepada seluruh siswa untuk semangat belajar dan menjaga kebersihan dimanapun tempat, dan tidak lupa untuk tetap gembira dalam belajar, karena hati yang gembira adalah obat.

1 komentar:

Tulis Komentar Pertanyaan Untuk Postingan Ini