HEADLINE / PAPAN INFO TERBARU


Minggu, 12 Juni 2022

Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) MAN 2 Grobogan TA. 2022/2023

Memasuki Tahun Ajaran Baru 2022/2023, lembaga pendidikan formal dimanapun dan disemua jenjang, mempersiapkan dengan sungguh-sungguh format kurikulum yang berlaku di sekolah atau madrasahnya. Berdasarkan KMA Nomor 347 Tahun 2022 Tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Madrasah (download), pada dasarnya semua madrasah baik jenjang MI, MTs, dan MA baik swasta maupun negeri diberi kesempatan yang sama untuk melaksanakan kurikulum merdeka.  Pemberian kesempatan yang sama ini tak lepas dari kesiapan madrasah masing-masing.  Hal yang utama dalam menerapkan kurikulum merdeka ini adalah mindset guru sebagai pembelajar untuk menyadari pentingnya sebuah pendidikan pada abad-21 ini yang penuh kejutan dan tantangan. Kejutan berupa perkembangan teknologi dan informasi dengan kecepatan tinggi yang telah merubah perilaku sosial masyarakat pada semua bidang.  Tantangan pendidikan, terkait dengan efek penyerta (nurturant effect) dari kemajuan teknologi itu sendiri kepada peserta didik dalam berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Makna merdeka pada kurikulum, adalah merdeka dalam belajar.  Merdeka belajar dapat diartikan sebagai suatu pendekatan yang dilakukan agar siswa atau peserta didik bisa memilih pelajaran yang diminati. Hal ini dilakukan supaya siswa dapat mengoptimalkan bakatnya dan bisa memberikan sumbangan yang paling baik dalam berkarya bagi bangsa. Idealnya memang seperti ini, namun ada begitu banyak untuk mempersiapkannya. Pertama, merubah paradigma baru dalam dunia pendidikan di level komunitas madrasah terkait atau warga pembelajar di madrasah. Kedua, menyusun kurikulum operasional madrasah berdasarkan pertimbangan sosiologis, budaya, lokal, dan global untuk mempersiapkan warga pembelajar di masa depannya. Ketiga, monitoring dan evaluasi berkala dalam penerapan kurikulum merdeka.

Jumat, 27 Mei 2022

Wisuda Siswa Kelas 12 MAN 2 Grobogan

Grobogan (25/05). Madrasah Aliyah Negeri 2 Grobogan menggelar acara wisuda siswa kelas 12, hari Rabu, 25 Mei 2022 bertempat di gedung serbaguna MAN 2 Grobogan. Sebanyak 190 siswa kelas 12 mengikuti rangkaian kegiatan wisuda dari awal hingga akhir. Dalam acara wisuda tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Grobogan H. Imron Rosyid, S.Ag., M.Si, Komite MAN 2 Grobogan Setyawan Widyoko, ST, SH, MH, Nur Wibowo, ST, Misbahul Munir, M.Si serta bapak AIPTU Slamet. Hadir pula Camat Gubug Bambang Supriyadi, S.Sos serta Kepala Desa Gubug Hadi Santoso.

Dalam acara wisuda, MAN 2 Grobogan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi sebanyak 9 siswa masing-masing 3 terbaik MIPA yakni Miftahul Rohmah, Kharisma Wulandari, Muhammad Rifqi Rabbani, 3 terbaik IPS Nur Aziz, Elma Widyawati, Dwi Ari Wijayanto, serta 3 terbaik keagaaman Lailatun Nazilah, Fitria Nur Indriana, dan Dewi Anjumi Rahmawati.  Kepala MAN 2 Grobogan Drs. Moh Muchlis, M.Pd.I melalui sambutannya menyampaikan selamat datang dan terimakasih kepada seluruh hadirin sekaligus menyerahkan kembali siswa kelas 12 kepada orang tua siswa yang diwakili oleh Bapak Darmono. Kepala Madrasah juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama memberikan bimbingan selama tiga tahun memiliki banyak kekurangan, sekaligus mendoakan semoga siswa kelas 12 setelah lulus dari MAN 2 Grobogan dapat melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi serta menebar manfaat bagi masyarakat. Kepala madrasah juga melaporkan, bahwa untuk tahun ini siswa kelas 12 yang lolos seleksi SNPMTN dan SPAN-PTKIN sebanyak 22 siswa.

Senin, 21 Maret 2022

Pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Mobile MA Negeri 2 Grobogan; Efektif, dan Efisien ?

Bagaimanapun Covid-19 selama ini telah banyak merugikan di berbagai bidang, kesehatan, ekonomi, sosial, dan termasuk dunia pendidikan. Namun ada hikmah tersendiri khususnya pada percepatan digitalisasi pendidikan.  Sejak diberlakukannya social distancing (PPKM), hampir semua lembaga pendidikan dari tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi, melaksanakan pembelajaran jarak jauh (online).  Tuntutan pembelajaran yang harus tetap dilaksanakan ditengah pandemi, akhirnya mendorong lembaga pendidikan, dan umumnya para tenaga pendidik (Guru) melakukan banyak terobosan berupa metode, model, pendekatan, dan assesment dalam pembelajaran yang inovatif berbasis teknologi informatika.  Dampak pengiring (nurturant effect) dari penerapan teknologi dalam pembelajaran, salah satunya adalah lompatan kemampuan siswa dalam menguasai teknologi informatika.  Ketika guru menerapkan pembelajaran berbasis teknologi informatika, siswa akhirnya ikut terampil dalam pembelajaran digital, disamping menguasai konten pengetahuan.

MA Negeri 2 Grobogan, adalah salah satu sekolah/madrasah yang pada akhirnya berusaha melakukan penyesuaian-penyesuaian dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat ditengah pandemi Covid-19. Sejak awal pendemi (2019), MA Negeri 2 Grobogan mendesain sendiri pembelajaran daring melalui platform Moodle, XAMPP, yang dipadukan dengan E-Learning Madrasah dari Kementerian Agama RI. Desain pembelajaran yang dikembangkan berbasis LMS (Learning Management System), sehingga aktivitas pembelajaran dapat dikontrol oleh madrasah, termasuk dalam penilaian seperti Penilaian Akhir Semester (PAS), Penilaian Akhir Tahun (PAT), dan Ujian Madrasah (UM).

Sabtu, 12 Februari 2022

Sosialisasi SNMPTN, SBMPTN, dan SPAN PTKIN Oleh Alumni MA Negeri 2 Grobogan

Sabtu 12 Februari 2022, MA Negeri 2 Grobogan menerima tamu istimewa dari para alumni-nya. Tamu istimewa dengan jas yang tidak seragam dan beragam warna ini menunjukkan, kalau mereka berasal dari berbagai PTN ternama yang tersebar di Indonesia. yang dulunya pernah disatukan dalam satu jas almameter yang sama yaitu MAN 2 Grobogan. Tujuan kedatangan para alumni ini adalah ikut serta memberikan motivasi, dan pencerahan terkait pendaftaran dan pemilihan jurusan pada SNMPTN, SBMPTN, dan SPAN-PTKIN.  Pada tahun ini (2022), MA Negeri 2 Grobogan mendapatkan privilege dengan mempromosikan 48 siswa terbaiknya untuk mendaftar di Perguruan Tinggi Negeri terbaik yang tersebar diseluruh Indonesia, selain itu, sebanyak 190 siswa yang lain dari berbagai peminatan, juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi di Politeknik Negeri (SNMPN), dan SPAN-PTKIN.  Sebagian besar alumni MAN 2 Grobogan yang hadir pada kegiatan sosialisasi ini adalah penerima KIP Kuliah Merdeka, dan Beasiswa 100% dari masing-masing kampusnya, praktis mereka dapat meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan beaya 0 rupiah.  Kegiatan ini diharapkan dapat memberi inspirasi dan semangat bagi kelas 12 MA Negeri 2 Grobogan yang akan purna belajar pada Tahun Ajaran 2021/2022 ini, demikian yang disampaikan Kepala Madrasah Drs. H. Moh. Muchlis, M.PdI dalam pembukaan kegiatan kali ini. 

Senin, 17 Januari 2022

Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) MAN 2 Grobogan

MAN 2 Grobogan-Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) merupakan proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan interpretasi data tentang kualitas Kepala Madrasah dalam melaksanakan tugasnya. Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) dilakasanakan secara berkala setiap setahun sekali oleh pengawas madrasah dan setiap empat tahun oleh kanwil. Penilaian Kinerja Kepala Madrasah tahunan baru saja dilaksanakan di MAN 2 Grobogan pada Sabtu, 15 Januari 2022 bertempat di ruang digital MAN 2 Grobogan. Ditunjuk sebagai penilai adalah pengawas H. Margono, S.Pd,. M.Pd dan Moh.Masrukan, S.Ag. Kedatangan pengawas madrasah disambut oleh keluarga besar MAN 2 Grobogan dengan acara penyambutan yang dilanjutkan dengan pembinaan dari H. Margono, S.Pd,M.Pd kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan  MAN 2 Grobogan. Dalam pembinaannya beliau menyampaikan agar seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 2 Grobogan benar-benar menerapkan 5 nilai budaya kerja kementerian agama dalam melaksanakan tugas sehari-hari untuk kemajuan madrasah. 

Usai pembinaan kemudian dilanjutkan dengan proses penilaian kinerja kepala madrasah yang mencakup empat komponen yakni usaha pengembangan madrasah, manajerial, kewirausahaan dan supervisi. PKKM. Penilaian  komponen pengembangan madrasah dan manajerial dilakukan oleh H.Margono,S.Pd, M.Pd sementara penilaian komponen kewirausahaan dan supervisi dilakukan oleh Masruhan, S.Ag. Keseluruhan proses penilaian kinerja kepala madrasah berjalan lancar, masing-maisng komponen dapat didukung dengan bukti fisik yang baik. Hasil dari penilaian ini, Kepala Madrasah Drs. H. Moh.Muchlis, M.Pd.I memperolah nilai sangat baik dari pengawas. Penilaian ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja kepala Madrasah serta meningkatkan pula prestasi MAN 2 Grobogan di periode berikutnya. (Tim Humas)

Rabu, 12 Januari 2022

Era Disrupsi, Masih Relevankah Peran Guru?

Disrupsi bahasa sederhananya gangguan atau menganggu (disrupt), adalah kata yang sering dijadikan tema dalam banyak seminar akhir-akhir ini. Disrupsi dapat diartikan pula sebagai kekacauan (chaos), ketika dalam beberapa kasus linearitas tidak terjadi pada variabel atau peubah, misalnya saja pergerakan dunia industri dan persaingan kerja tidak lagi linear. Perubahan dalam banyak situasi yang semestinya smoothing, halus dan berevolusi rapi, mendadak harus berubah penuh kejutan disertai inovasi-inovasi baru.  Kata disrupsi dipopulerkan oleh Clayton Christensen, tokoh adminstrasi bisnis dari Harvard Business School. Disrupsi menginisiasi lahirnya banyak model bisnis baru dengan strategi yang lebih inovatif dan disruptif.  Cakupan perubahannya luas mulai dari dunia bisnis, perbankan, transportasi, sosial masyarakat, hingga dunia pendidikan. Era ini menuntut manusia untuk memilih dua pilihan, berubah atau segera punah. Dalam dunia bisnis misalnya, bagaimana para pengusaha mengerahkan kekuatan teknologi informasi untuk menata ulang proses bisnis dan mempertimbangkan kembali keseluruhan industri, dengan harapan untuk meningkatkan kualitas dan menurunkan beaya barang dan jasa, atau perusahaan segera punah karena masih praktikkan model konvensional.
Penelitian sains dan teknologi dengan kecepatan penuh selalu didepan mendahului penelitian sosial -- humaniora yang relatif lebih lamban, menjadikan keduanya tidak berimbang kontribusinya dalam perubahan zaman. Penelitian sains dan teknologi dengan kebaruan produk-nya (novelty) terlanjur banyak dikonsumsi oleh masyarakat, dan tak sadarkan diri muncul begitu banyak dampak pengiring (nurturant effect) yang pada akhirnya merubah pola pikir, perilaku dan nilai-nilai sosial dalam masyarakat. Teknologi gadget misalnya, meluncur dengan mudahnya diperkotaan hingga daerah pedesaan, lalu dibuntuti oleh transportasi online yang inovatif semisal grab, uber atau gojek.  Kemajuan teknologi pada akhirnya sebuah keniscayaan yang "terpaksa" harus di beli untuk mempermudah banyak urusan, inilah diantara gambaran inovasi disruptif oleh Clayton Christensen (1995) dan sekarang sepertinya sudah menjadi era baru.

Selasa, 11 Januari 2022

Pramuka Dewan Ambalan Ki Hajar Dewantara dan Dewi Sartikan MAN 2 Grobogan Berhasil Raih Juara

Grobogan-Minggu, 9 Januari 2022. Pramuka dewan ambalan Ki Hajar Dewantara dan Dewi Sartika pangkalan MAN 2 Grobogan ikut serta  dalam melaksanakan program kerja Dewan Kerja Ranting Gubug yakni, kegiatan Penilaian Dewan Penegak Kwartir Ranting 11 15 16 Gubug Tahun 2022. Acara tersebut dilaksanakan di Aula Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Gubug.  MAN 2 Grobogan diwakili oleh Alif Rahma Nur Sabikhy, Nadila Setianingsih, Azizan Kelana Putra, Nabila Ayu Aryanti dan Nur Indah Rosyidah  mereka berhasil meraih Juara Umum III. Keikutsertaan pramuka MAN 2 Grobogan dalam acara ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pramuka MAN 2 Grobogan serta mengenal potensi pramuka penegak di gugus depan maupun satuan karya. Semoga dengan prestasi yang telah diraih tersebut dapat meningkatkan mutu gerakan pramuka dewan ambalan Ki Hajar Dewantara dan Dewi Sartika pangkalan MAN 2 Grobogan serta dapat meraih prestasi lain di kesempatan berikutnya. (tim humas)