HEADLINE / PAPAN INFO TERBARU

man2

Informasi Penting : Pengumuman Kelulusan Siswa Kelas 12 Tahun Ajaran 2021/2022 disampaikan pada Hari : Kamis, 5 Mei 2022 Jam 17.15 WIB. Klik Open Access untuk melihat pengumuman kelulusan. User dan Password kelulusan dapat meminta Wali Kelas masing-masing. Pembelajaran aktif kelas 10 dan 11 dimulai pada Hari : Senin, 09 Mei 2022 (Secara Online/E-Learning) / Siswa belajar di rumah. Mulai hari Kamis, 12 Mei 2022 dilanjutkan pembelajaran tatap muka di madrasah. Jadwal Pembelajaran Pasca Idul Fitri Kelas 10 dan 11 Silahkan klik Open Access. Semua siswa tetap wajib menggunakan masker, dan mematuhi peraturan Tata Tertib Madrasah.

LINK EKSTERNAL : Perpustakaan Digital | Link Instan Kurikulum | Sieka ASN Kemenag RI | Ujian PAS Online | Rapor Online MAN 2 | SSO MAN 2 Grobogan | SSO Kemenag RI | MOOC MAN 2 Grobogan | Absensi Guru dan Pegawai WFH |


Jumat, 27 Agustus 2021

PENELITI MUDA MA NEGERI 2 GROBOGAN AKHIRNYA LOLOS SELEKSI NASIONAL DIAJANG MYRES 2021

Berawal dari rasa keingintahuan yang tinggi (curiousity), rasa empati kepada sebagian masyarakat yang terpapar Covid-19, serta pengalaman pribadi ketika keluarganya sempat terpapar Covid-19 yang begitu beratnya harus mencari suplai oksigen untuk menyelamatkan keluarganya, dua siswi MA Negeri 2 Grobogan akhirnya berusaha keras untuk ikut serta memecahkan masalah (problem solving) yang dihadapi masyarakat dan negara. Ke-ikutsertaan dalam memecahkan masalah dituangkan dalam rencana / proposal penelitian dengan judul "Pemanfaatan Elektrolisis Air Untuk Meningkatkan Level Saturasi Oksigen Pada Orang yang Bergejala Covid-19". Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan alat sederhana, mudah, tepat guna agar dapat dapat menghasilkan gas oksigen untuk membantu pasien Covid-19 dengan gejala sesak nafas (pneumonia) akibat terinfeksi virus SARS-Cov-2. 

Sabtu, 15 Mei 2021

THE "NEW NORMAL" PENDIDIKAN NASIONAL

Sebagian masyarakat kita mungkin belum memahami betul apa itu coronavirus, COVID-19, physical distancing, pandemi dan sebagainya, mereka baru sebatas mengetahui bahwa saat ini adalah masa pagebluk, penyakit menular berbahaya, sehingga harus waspada, menjaga jarak, hidup bersih, selalu mengenakan masker, membiasakan cuci tangan dengan sabun dan sebagainya sesuai instruksi pemerintah. Pandangan seperti itu tidak saja berasal dari masyarakat umum, namun pembelajar khususnya tingkat SMP atau SMA diyakini juga sama, mengingat tingkat literasi siswa di Indonesia berdasakan laporan PISA 2018 masih sangat rendah. Pada aspek literasi digital, sebagian masyarakat atau pembelajar masih mempercayakan sumber-sumber informasi dari media sosial yang lalu lintasnya sangat padat, dan tentunya belum dapat dipercaya. Laporan perusahaan media asal Inggris yang bekerja sama dengan Hootsuite, rata-rata orang Indonesia telah menghabiskan tiga jam 23 menit sehari untuk mengakses media sosial. Total populasi Indonesia yang sebanyak 265,4 juta jiwa, jumlah pengguna aktif di media sosial telah mencapai 130 juta dengan penetrasi 49 persen. Pembiasaan untuk menimbang, membandingkan, dan berpikir kritis dalam pencarian informasi yang benar adalah keharusan agar berita bohong atau hoaks dapat ditekan.

Jumat, 23 April 2021

TUJUH PESERTA DIDIK MAN 2 GROBOGAN LOLOS SELEKSI SNMPTN/SPAN PTKIN 2021

Keluarga besar MA Negeri 2 Grobogan mengucapkan selamat kepada peserta didik yang telah dinyatakan lulus masuk ke Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNMPTN/SPAN PTKIN.  Bagi peserta didik yang belum diterima, masih banyak kesempatan melalui jalur-jalur penerimaan yang tersedia, seperti UTBK/SBMPTN dan Jalur mandiri atau kemitraan. Masing-masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memiliki kebijakan tersendiri, informasi selanjutnya dapat di akses pada halaman website PTN yang hendak dituju, atau dapat mencari informasi di laman LTMPT https://ltmpt.ac.id

Berikut ini peserta didik MA Negeri 2 Grobogan yang dinyatakan lulus melalui jalur SNMPTN/SPAN PTKIN Tahun 2021; 1). Ifroh Fuada (12 MIPA/IAIN Salatiga), Anis Safitri (12 IPS/UIN Walisongo Semarang), Amelia Maharani (12 IPS-UIN Walisongo Semarang), Ayu Wulan Safitri (12 IPS/IAIN Salatiga), Sifana Nur Laila (12 IPS/UIN Walisongo Semarang), Nawa Riyatul Khanasah (12 IPS-UIN Walisongo Semarang), dan Siti Ayyul Khisbaini (12 Ilmu Keagaan/IAIN Salatiga). Peserta yang dinyatakan lolos dapat segera melengkapi administrasi sesuai aturan PTN masing-masing melalui menu registrasi. Kuota penerimaan mahasiswa melalui jalur SNMPTN tahun ini berkurang sesuai kebijakan panitia seleksi, dan memberikan lebih banyak untuk jalur SBMPTN. Untuk tahun ini pendaftar SNMPTN dari MA Negeri 2 Grobogan hanya di ijinkan 27 siswa dari 102 siswa. Selain itu, minat siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi pada tahun ini tergolong rendah, semoga tahun depan siswa MA Negeri 2 Grobogan dapat lebih banyak yang diterima, sebab jumlah siswa yang semakin banyak untuk kelas 11 (red).

Sabtu, 06 Juni 2020

PENILAIAN AKHIR TAHUN (PAT) MAN 2 GROBOGAN SECARA DARING & LURING TERBATAS

Memasuki masa transisi PSBB menuju tatanan kehidupan baru - The New Normal, MA Negeri 2 Grobogan masih memberlakukan Study From Home (SFH) bagi peserta didik sesuai instruksi pemerintah.  Demikian halnya pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) sebagai evaluasi pembelajaran bagi satuan pendidikan MA Negeri 2 Grobogan, dilaksanakan juga dengan moda daring/online (E-Learning). Penilaian Akhir Tahun (PAT)  di MA Negeri 2 Grobogan secara daring/online, dilaksanakan mulai tanggal 3 juni - 13 juni 2020 mulai pukul 07.30 - 16.30 WIB yang dijadwal berdasarkan kelas online serta disesuaikan kapasitas server agar PAT daring berjalan lancar dapat diakses dengan baik.
Sampai hari ini (Sabtu, 6 Juni 2020), pelaksanaan PAT berjalan tertib dan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Partisipasi peserta didik MA Negeri 2 Grobogan dalam mengikuti PAT cukup tinggi, mencapai 92 % dari total peserta 309 siswa (kelas 10 dan 11 semua jurusan).  Berjalannya PAT sesuai jadwal kalender pendidikan dan lancarnya prosesi pelaksanaan PAT, tak lain karena dukungan dari seluruh civitas MA Negeri 2 Grobogan. Beberapa siswa yang tidak dapat mengikuti PAT daring (kurang dari 10%), tetap diberi kesempatan oleh madrasah untuk mengikuti PAT secara luring/ondesk disekolah secara terbatas, dengan tetap melaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Peserta mengikuti PAT dengan prinsip Physical Distancing dengan jarak kurang lebih 2 meter, serta disediakan hand sanitizer/alat cuci tangan dilingkungan madrasah. Siswa yang mengikuti PAT secara luring/ondesk, sebagian besar karena alasan tidak tersedianya fasilitas HandPhone/SmartPhone yang kompatible dengan E-learning, dan ada beberapa siswa karena lokasinya yang tidak terjangkau oleh jaringan.  Sebagian siswa MA Negeri 2 Grobogan berasal dari kecamatan Kedungjati Grobogan, topografi wilayah pedesaan yang terpencil sehingga tidak memungkinkan untuk mengikuti pembelajaran maupun PAT secara daring/online.

Rabu, 03 Juni 2020

PAT DARING MAN 2 GROBOGAN: BERBASIS LITERASI DIGITAL DAN LITERASI SAINS

Sebagian masyarakat kita mungkin belum memahami betul apa itu coronavirus, COVID-19, physical distancing, pandemi dan sebagainya, mereka baru sebatas mengetahui bahwa saat ini adalah masa pagebluk, penyakit menular berbahaya, sehingga harus waspada, menjaga jarak, hidup bersih, selalu mengenakan masker, membiasakan cuci tangan dengan sabun dan sebagainya sesuai instruksi pemerintah. Pandangan seperti itu tidak saja berasal dari masyarakat umum, namun pembelajar khususnya tingkat SMP/MTs atau SMA/MA diyakini juga sama, mengingat tingkat literasi siswa di Indonesia berdasakan laporan PISA 2018 masih sangat rendah. Pada aspek literasi digital, sebagian masyarakat atau pembelajar masih mempercayakan sumber-sumber informasi dari media sosial yang lalu lintasnya sangat padat, dan tentunya belum dapat dipercaya. Laporan perusahaan media asal Inggris yang bekerja sama dengan Hootsuite, rata-rata orang Indonesia telah menghabiskan tiga jam 23 menit sehari untuk mengakses media sosial. Total populasi Indonesia yang sebanyak 265,4 juta jiwa, jumlah pengguna aktif di media sosial telah mencapai 130 juta dengan penetrasi 49 persen. Pembiasaan untuk menimbang, membandingkan, dan berpikir kritis dalam pencarian informasi yang benar adalah keharusan agar berita bohong atau hoaks dapat ditekan.

Rabu, 29 April 2020

COVID-19 : ANTARA SAINS DAN NARASI-NARASI AGAMA

Corona melanda, Indonesia pun darurat bencana. 
Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan keadaan pandemic akibat penyebaran wabah Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Pandemic berasal dari bahasa Yunani: “pan” yang berarti semua; dan "demos" yang berarti orang. Status sebuah penyakit menular akan ditingkatkan dari epidemic menjadi pandemic manakala penyebarannya sudah melewati batas negara dan benua, serta dampak mematikannya sudah membahayakan manusia dalam jumlah tak terhingga. 
Pandemic bukan hal baru dalam sejarah umat manusia, sudah berulang kali ia ada. Di abad 20, status pandemic sering dihubungkan dengan wabah penyakit flu, seperti: ‘flu Spanyol’ tahun 1918 yang menewaskan sekira 50 juta penduduk dunia, ‘flu Asia’ tahun 1957-1958 yang mengakibatkan 1,1 juta kematian, serta ‘flu Hongkong’ tahun 1968 dengan korban tidak kurang dari 1 juta jiwa. Sejarah niscaya mencatat tragedi kemanusiaan lainnya yang diakibatkan wabah mematikan, termasuk yang terjadi di Nusantara. Pandemic terbesar yang terekam dalam sejarah umat manusia terjadi sejak abad 6 M. Ada wabah pandemic yang tingkat mematikannya mencapai 70 hingga 100 persen. Michael W. Dols (1974), dalam artikelnya “Plague in Early Islamic History”, mengulas tiga pandemic besar yang menimpa umat manusia, yakni: Wabah Yustinianus (Plague of Justinian) (541-542 M), Maut Hitam (Black Death) (1347-1351), dan Wabah Bombay (Bombay Plague) (1896-1897). Ini bukan berarti tidak ada lagi pandemic atau epidemic lainnya. Tak mudah mengetahui pasti seberapa mematikannya wabah di ketiga situasi pandemic di atas. Yang jelas, jumlah penduduk dunia menurun drastis setelah itu; pola kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi pun berubah.

Jumat, 20 Maret 2020

COVID 19 : PANDEMI DAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN


Penyebaran virus corona baru (Covid 19) yang terjadi dibelahan dunia dan khususnya di Indonesia sampai saat ini belum ada tanda-tanda tren penurunan. Berdasarkan laporan terpercaya yang selalu melakukan update perkembangan covid 2019 dunia, yaitu worldometers.info/coronavirus sampai sekarang tercatat covid 19 (coronavirus) telah menginfeksi penduduk dunia sebanyak 6.406.512 dengan total yang meninggal 378.201.  Indonesia sendiri seperti yang dilaporkan oleh wordometer.info, jumlah kasus coronavirus sebanyak 27.549 dan 1663 dilaporkan meninggal dunia (2 Juni 2020). (Lihat Tabel dan Informasi disini).

Pemerintah terus mengupayakan agar penyebaran virus ini dapat dikendalikan, sehingga pemerintah provinsi/daerah yang memiliki potensi penyebarannya tinggi langsung mengambil sikap. Seperti provinsi Jawa Tengah melalui Surat Edaran Pemprov Jateng Nomor 965/932 Sekolah di liburkan (belajar dirumah) mulai tertanggal 14-31 Maret 2020.  Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Grobogan sebagai lembaga pendidikan formal yang berada di Jawa Tengah juga melakukan hal yang sama sebagai tindak lanjut Surat Edaran.